Selasa, 03 Juni 2014

KEWIRAUSAHAAN


Nama : Syarifah Nurfaiza / 47212262
Kelas : 2DA01


  1.   Definisi Kewirausahaan menurut Ahli Ekonomi , Ahli Manajemen , dan Menurut Pelaku usaha !

> Menurut Ahli Ekonomi
Menurut ahli ekonomi, wirausaha adalah orang yang mengkombinasikan factor-faktor produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, material, dan peralatan lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Wirausaha juga merupakan orang yang memperkenalkan perubahan-perubahan, inovasi dan perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisasikan factor-faktor produksi, sumber daya alam, tenaga, modal dan keahlian untuk tujuan memproduksi barang dan jasa.

> Menurut Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja, keterampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis dan orgasisasi usaha baru (Marzuki Usman, 1997:3). Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi motivasi, visi, komunikasi, optimism, dorongan, semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang usaha.

> Menurut Pelaku Bisnis
Menurut Scarborough dan Zimmerer (1993 : 35), wirausaha adalah orang yang menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian dengan maksud untuk memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut. Menurut Dun Steinhoff dan John F. Burgess (1993 : 35), pengusaha adalah orang yang mengorganisasikan, mengelola dan berani menanggung resiko sebuah usaha atau perusahaan. Sedang wirausaha adalah orang yang menanggung resiko keuangan, material, dan sumber daya manusia, cara menciptakan konsep usaha yang baru atau peluang dalam perusahaan yang sudah ada. Dalam konteks bisnis menurut Sri Edi Swasono (1978 : 38), wirausaha adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausaha. Wirausaha adalah pelopor dalam bisnis, innovator, penanggung resiko yang mempunyai visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam prestasi di bidang usaha.

  1.     Sebutkan faktor-faktor penyebab keberhasilan wirausaha
> Berani dan percaya diri
> Disiplin dan mau bekerja keras
> Kreatif dan memiliki daya inovasi yang tinggi
> Memiliki Kompetensi Kewirausahaan Yang Baik.
  
  1.   Sebutkan ciri dan watak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan
Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
> Percaya diri
> Berorientasikan tugas dan hasil
> Berani mengambil risiko
> Kepemimpinan
> Keorisinilan
> Berorientasi ke masa depan
> Jujur dan tekun

Sifat-sifat seorang wirausaha adalah:
>  Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
> Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
> Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
> Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik ya ng membangun.
> Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
> Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
> Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.

  1.   Sebutkan tahap-tahap melakukan wirausaha
Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha adalah sebagai berikut :
> Tahap memulai
Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru. Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah dibidang pertanian, industri, atau jasa.
Contoh : dengan melihat situasi di sekitar kita, kita dapat menentukan jenis usaha apa yang cocok dengan lingkungan sekitar, misal di lingkungan yang ramai dan tidak ada supermarket ataupun mall, kita dapat membuka warung .
> Tahap melaksanakan usaha.
Dalam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya.
Contoh : memutuskan bagaimana pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi dalam usahanya.
> Tahap mempertahankan usaha
Tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Contoh  : produk sabun kurang diminati maka kita tidak perlu mengorder banyak produk tersebut.
> Tahap mengembangkan usaha
Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Contoh : warung sembako dapat menambah variasi produk yang dijual misal menjual kaos kaki juga.

  1.     Kompetensi yang harus dimiliki wirausahawan
> Knowing your business, yaitu mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Dengan kata lain, seorang wirausahawan harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau bisnis yang akan dilakukan.
> Knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengenalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministrasikan, dan membukukan kegiatan-kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis berarti memahami kiat,  cara, proses dan pengelolaan semua sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien.
> Having the proper attitude,yaitu memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukannya. Dia harus bersikap seperti pedagang, industriawan, pengusaha, eksekutif yang sunggung-sungguh dan tidak setengah hati.
> Having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya bentuk materi tetapi juga rohani. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu, cukup uang, cukup tenaga, tempat dan mental.
> Managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan / mengelola keuangan, secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannnya secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat.
> Managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
> Managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan / memotivasi,  dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
> Statisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat dan memuaskan.
> Knowing how to compete, yaitu mengetahui strategi / cara bersaing. Wirausaha harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weaks), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dirinya dan pesaing. Dia harus menggunakan analisis SWOT sebaik terhadap dirinya dan terhadap pesaing.
> Copying with regulation and paper work, yaitu membuat aturan / pedoman yang jelas tersurat, tidak tersirat. (Triton, 2007 :137 – 139)

  1.     8 anak tangga menuju puncak karir menurut alam
Menurut Murphy dan Peek yang diterjemahkan dalam bukunya oleh Bukhari Alam, ada delapan anak tangga yang meliputi keberhasilan seorang wirausaha dalam mengembangkan profesinya, yaitu:
> Kerja keras
Kerja keras merupakan modal keberhasilan seorang wirausaha. Setiap pengusaha yang sukses menempuh kerja keras yang sungguh – sungguh dalam usahanya.
> Kerjasama dengan orang lain
Kerjasama dengan orang lain dapat diwujudkan dalam lingkungan pergaulan sebagai langkah pertama untuk mengembangkan usaha. SEorang wirausaha harus murah hati, mudah bergaul, ramah dan disenangi masyarakat dan menghindari perbuatan yang merugikan orang lain.
> Penampilan yang baik
Penampilan yang baik ditekankan pada penampilan perilaku yang jujur dan disiplin
> Yakin
Seorang wirausaha harus dapat yakin kepada diri sendiri, yaitu keyakinan untuk maju dan dilandasi ketekunan serta kesabaran.
> Pandai membuat keputusan
Seorang wirausaha harus dapat membuat keputusan. Jika dihadapkan pada alternative sulit, dengan cara pertimbangan yang matang, jangan ragu – ragu dalam mengambil keputusan yang baik sesuai dengan keyakinan.
> Mau menambah Ilmu pengetahuan
Dengan menambah ilmu pengetahuan, terutama di bidang usaha, diharapkan seorang wirausaha dapat mendukung kemampuan dan kemajuan dalam usaha.
> Ambisi untuk maju
Tanpa ambisi yang kuat, seorang wirausaha tidak akan dapat mencapai keberhasilan. Ambisi yang kuat, harus diimbangi dengan usaha yang keras dan disiplin diri yang baik.
> Pandai berkomunikasi
Seorang wirausaha harus dapat menarik orang lain dengan tutur kata yang baik, sopan, jujur dan percaya diri. Dengan demikian akan memberi kesan kepada orang lain menjadi tertarik daan orang akan percaya dengan apa yang disampaikan.
  1.     4 kegiatan marketing plan
> Analisa situasi lingkungan dan peluang pasar
> Mengembangkan sasaran pemasaran
> Menetapkan setrategi pemasaran
> Menciptakan taktik  atau tindakan pelaksanaan 
  1.     Apa yang dimaksud dengan AIDA+S
AIDA+S merupakan singkatan dari attention (perhatian), interest (tertarik), desire (keinginan), action (tindakan), dan satisfaction (kepuasan). AIDA+S merupakan salah satu konsep strategi pemasaran yang bisa diimplementasikan dalam dunia bisnis yang bertujuan untuk memberi kepuasan pada konsumen dan memberi keuntungan pada perusahaan. Konsep ini berlaku untuk setiap kegiatan bisnis yang dapat menarik hati konsumen.

Jumat, 02 Mei 2014

ES POCONG



Kelompok Softskill

Pitria Juliani R               45212673
Vilianti S                        47212591
Syarifah NF                   47212262
Dwi Seftyas                   42212308
Hendra S                        43210206
 
Merryta Elsa R     

Laporan Survey

BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang
          Di zaman ini keaadaan perekonomian sudah semakin sulit. Banyak sekali persaingan usaha di berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat. Termasuk berwirausaha yang sekarang menjadi perbincangan dan banyak digeluti. Banyak yang berlomba untuk mendapatkan keuntungan pasar sehingga memicu para wirausahawan untuk terus maju dalam usahanya.
Dalam berwirausaha para wirausahawan berbisnis tidak mesti harus besar akan tetapi usaha kecil menengah (UKM) sudah mampu mengurangi jumlah pengangguran. Contohnya dalam bidang kuliner sebagai suatu kebutuhan primer yang banyak digemari oleh setiap orang. Salah satu makanan yang menjadi usahanya kini adalah ES POCONG. Sudah terkenal di lokasi depok, tepatnya di JL. Margonda Raya No. 519 Menurut hasil pengamatan yang kita survey kemarin banyaknya konsumen yang sangat menyukai atau menggemari berbagai hal siap saji.

Rumusan Masalah
Seperti apakah profil UKM “Es Pocong” ?
Rumusan Tujuan
Mengetahui profil UKM “Es Pocong”

Tujuan
Untuk memenuhi tugas softskill dan menajemen keuangan dapat mengetahui modal apa yang harus  dimiliki untuk dapat mendirikan usaha tersebut.

Manfaat
Dengan observasi ini kita mendapatkan manfaat seperti penjelasan dari pengelola usaha minuman yaitu Es Pocong serta mendapatkan pengalaman baru apabila ingin melakukan membuka usaha sendiri.


BAB II
METODE OBSERVASI
Lokasi
Kita melakukan observasi ini adalah di daerah Depok,Jln Margonda Raya No. 519 karena kita juga kuliah di Universitas Gunadarma Depok. Lokasi ini dipilih agar lebih mudah dalam pelaksanaanya.

Metode pengumpulan data
Kita mengumpulkan data dengan cara wawancara secara langsung dengan salah satu pengelolanya karena pada saat kita survey ke lokasi, owner dari salah satu itu sendiri sedang ada ditempat. Kita sudah mempersiapkan beberapa pertanyaan , kemudian mencatat pertanyaan dari pengelola usaha ini.

Analisis data
Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari hasil wawancara. Kemudian kita membuat rangkuman untuk menyusun laporan. Berdasarkan kenyataan atau sebenarnya dan data sesuai dengan jenisnya.

BAB III
PEMBAHASAN
Profil usaha
Usaha ini didirikan oleh 3 orang owners yaitu Bpk Rahmat ,Bpk Hakim, Bpk Haris dan keluarga 8 tahun yang lalu,tepatnya 19 juni 2006. Lokasi usaha (jl margonda raya no 519 kota depok). Letak yang sangat strategis yang biasa orang lewatin karena berada dipinggiran jalan atau arah ke stasiun UI tepatnya, yang dulunya masih berbentuk kedai pada awal buka tetapi karena sudah mulai berkembang Es Pocong ini membuka cabang di daerah Jati Asih.
Pendidikan Bpk Rahmat : film IKJ, Bpk Hakim jurnalis ISIP, Bpk Haris Poltek UI.
untuk membangun usaha ini menggunakan sumber modal sendiri dan pinjaman dari bank. Saat ini omzet perbulan 100 jt/bulan, harian 3jt, weekend 5jt.
jenis usaha : makanan/ minuman (cafe). 



BAB IV
PENUTUP
KESIMPULAN
Dari survey yang kami lakukan, pengusaha UKM Es Pocong ternyata memiliki penghasilan yang tinggi dan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

SARAN
Usaha ini memiliki prospek yang sangat bagus sejauh ini, “tanpa basic pun kita bisa menjadi pengusaha asalkan kita konsekuen”. Jadi mengapa tidak atau sebaiknya kepada pengusaha untuk membuka lapak baru agar mangsa pasar lebih luas.

Kamis, 06 Februari 2014

ERD 1

Jawaban kelompok M. Afif F.
Definisi ERD :
Entitiy Relationship Diagram atau lebih dikenal dengan (ERD) merupakan salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki sistem data relasional, dan ketentuannya bersifat Top-Down.
Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.
Contoh Kasus :
} Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. 
Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. 
Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.
} Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.
– Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan, bahawa seorang mahasiswa dapat meminjam buku, jika dia menjadi atau terdaftar sebagai anggota perpustakaan fakultas.
A. Menentukan Entitas, Atribute dan Relasi
1.     Entitas : Merupakan individu yang dapat mewakili sesuatu yang nyata yang dapat digambarkan oleh data. disini entitas dari kasus diatas adalah : 1. Mahasiswa, 2. KAP (kartu anggota perpustakaan) 3. Buku Pinjam
2.     Atribute : Merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Disini Atribute dari kasus diatas terdiri dari : Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit dan Tahun terbit.
3.     Relasi : Relasi merupakan penghubung dari Entitas yang berkaitan. dan hubungan antar entitas dengan relasi terbentuk dalam garis. disini relasi dari kasus diatas adalah : 1. Membuat, 2. Menyajikan.
B. Mengetahui Bentuk Notasi ERD
Gambar

C. Pembuatan ERD Peminjaman Buku Perpustakaan                                                                         
Setelah kita mengetahui Entitas,Relasi,Atribut dan mengetahui bentuknya. maka kita bisa membuat gambar ERD dari contoh kasus diatas. 
Gambar
 Gambar diatas menggambarkan ERD dari peminjaman Buku Perpustakaan

ERD 3

Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.

Namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat perlu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjaman akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
Namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Mahasiswa kadang-kadang terlambat mengembalikan buku, sehingga dikenakan denda. Besarnya denda adalah Rp 500,- per hari keterlambatan. Mahasiswa dianggap terlambat jika mengembalikan buku lebih lama dari 1 minggu.

Jawab:
 Gambar

MODEL ENTITY - RELATIONSHIP

Tugas Softskill
Kelompok 7
  1. Citra Widiyanti
  2. Desi Nur Elista
  3. Dwi Septyaningtyas
  4. Pitria Juliani Riezki
  5. Putri
  6. Syarifah NurFaiza
  7. Viliayanti Serawa
MODEL ENTITY – RELATIONSHIP
Model Entity Relationship : Suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship
Soal Nomor  2
Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat perlu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjaman akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
}  Gambarkan ERDnya.
Jawab:
Entity
Objek secara fisik : Buku, Perpustakaan, Mahasiswa
Objek secara konsep : Meminjam
Relationship
Gambar
Atribut                                                                                                                    
  • Atribut Multivalue
Gambar
Gambar
Derajat dari Relationship
  • Ternary degree ( Derajat Tiga )
Gambar
Cardinality Ratio Constraint
  • M : N
Mahasiswa                   Pinjam                        Buku
Gambar

Gambar

DIAGRAM ERD
Gambar